Takdir : Pembenaran Atas Kegagalan

March 3rd, 2008

Jadi, kita sudah berkeinginan dan berusaha

Kadang usaha tertutup oleh keinginan yang terlampau raksasa

Ketika itulah yang kau terima bukan yang kau ingini

Tapi maka kau bilang,

Apalah mau dikata? Sudah takdirnya keinginan sirna? Jadilah semua kuterima

Kau gagal…

Karena takdir?




4 Responses to “Takdir : Pembenaran Atas Kegagalan”

  1.   Cahyo on March 11, 2008 2:16 am

    ..is it really because we expected too much?

  2.   rahmat on March 12, 2008 4:14 am

    so..you blame your GOD for this case?
    why don’t you put “takdir” for your other good case; when you achieve something

    work hard!! not dream hard…

  3.   Olga on March 13, 2008 7:44 am

    Rahmat : setuju banget. WORK HARD not DREAM HARD.. That’s what I meant to say. Sebenernya ini sekalian menanggapi pesan yang dibawa dalam “The Secret”. Setengah paham tapi yang gw dari buku itu adalah, ketika menginginkan sesuatu kita harus membayangkan dan membayangkan seolah keinginan itu sudah menjadi kenyataan. Tapi terkadang kita lupa dengan butuhnya USAHA yang juga harus diusahakan dan diusahakan.

  4.   rahmat on April 13, 2008 3:41 pm

    Iya. Slama ini aku gak pernah baca2 buku psykologi. jadi gak tau “The Secret”

    Gw skrg lg tertarik dgn “Molecular Thermodynamic” tentang kesetimbangan

    “Kesetimbangan itu membutuhkan fugacity and activity”

    So..dalam pencapaian “kesempurnaan”; manusia akan menuju “kesetimbangan” dalam hidup nya dan itu memerlukan USAHA yaitu “fugacity dan activity”

    Molekul aja gitu, apa lagi manusia…GOD You Always RIght

Comments RSS

Leave a Reply

Name (required)

Email (required)

Website

Speak your mind