Takdir : Pembenaran Atas Kegagalan
March 3rd, 2008
Jadi, kita sudah berkeinginan dan berusaha
Kadang usaha tertutup oleh keinginan yang terlampau raksasa
Ketika itulah yang kau terima bukan yang kau ingini
Tapi maka kau bilang,
Apalah mau dikata? Sudah takdirnya keinginan sirna? Jadilah semua kuterima
Kau gagal…
Karena takdir?
Life |4 Responses to “Takdir : Pembenaran Atas Kegagalan”
Leave a Reply
..is it really because we expected too much?
so..you blame your GOD for this case?
why don’t you put “takdir” for your other good case; when you achieve something
work hard!! not dream hard…
Rahmat : setuju banget. WORK HARD not DREAM HARD.. That’s what I meant to say. Sebenernya ini sekalian menanggapi pesan yang dibawa dalam “The Secret”. Setengah paham tapi yang gw dari buku itu adalah, ketika menginginkan sesuatu kita harus membayangkan dan membayangkan seolah keinginan itu sudah menjadi kenyataan. Tapi terkadang kita lupa dengan butuhnya USAHA yang juga harus diusahakan dan diusahakan.
Iya. Slama ini aku gak pernah baca2 buku psykologi. jadi gak tau “The Secret”
Gw skrg lg tertarik dgn “Molecular Thermodynamic” tentang kesetimbangan
“Kesetimbangan itu membutuhkan fugacity and activity”
So..dalam pencapaian “kesempurnaan”; manusia akan menuju “kesetimbangan” dalam hidup nya dan itu memerlukan USAHA yaitu “fugacity dan activity”
Molekul aja gitu, apa lagi manusia…GOD You Always RIght